Perbedaan Across Protocol dan Flux: Across Protocol diperdagangkan di Rp738,49 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Flux diperdagangkan di Rp696,58 (kapitalisasi pasar Rp286,36M, volume 24 jam Rp28,28M). Perbedaan utamanya: Across Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 416,8M / 560M FLUX (75%) milik Flux. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Flux selama 37 Hari.
| ACX | FLUX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp286,36M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp28,28M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 416,8M / 560M FLUX (75%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan pada Rp728,43 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, di mana 15 indikator memberikan sinyal jual dan hanya 3 yang menyarankan beli. Token ini berada di zona support kritis dengan RSI_6 menunjukkan kondisi oversold di level 24.05. Market cap mencapai Rp505,3 juta dengan 72% dari total supply 1 juta ACX sudah beredar.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi akibat tekanan jual yang dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan kurangnya momentum positif. Support kritis di Rp578 menjadi level penentu untuk pergerakan selanjutnya.
Flux saat ini diperdagangkan di Rp704.53 dengan kapitalisasi pasar Rp294,91M. Sinyal teknis netral dengan indikator moving average bearish namun osilator netral. Token berada di zona pivot point Rp709 dengan support kuat di Rp698 dan resistance di Rp727. Supply beredar mencapai 416,7 juta dari total 560 juta token, menunjukkan sirkulasi 75% dengan rata-rata hold time 37 hari.
Outlook netral dengan potensi pergerakan sideways. Peluang utama terletak pada momentum positif jika berhasil tembus resistance Rp727, sementara risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual dari sinyal moving average bearish perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau level support kunci untuk konfirmasi arah trend selanjutnya.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Flux adalah generasi baru dari infrastruktur cloud yang terdesentralisasi. Ekosistem Flux merupakan rangkaian layanan komputasi terdesentralisasi yang beroperasi penuh dan solusi blockchain sebagai layanan yang menawarkan lingkungan pengembangan seperti AWS yang terdesentralisasi dan mampu saling berbagi informasi.
Selengkapnya di halaman FLUX →