Perbedaan Across Protocol dan dYdX: Across Protocol diperdagangkan di Rp749,21 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp1.968 (kapitalisasi pasar Rp1,67T, volume 24 jam Rp37,36M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 848,6M / 1B DYDX (85%) milik dYdX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan dYdX selama 56 Hari.
| ACX | DYDX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp1,67T |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp37,36M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 848,6M / 1B DYDX (85%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →