Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan DigiByte: Across Protocol diperdagangkan di Rp747,67 (kapitalisasi pasar Rp529,61M, volume 24 jam Rp28,13M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp43,58 (kapitalisasi pasar Rp804,99M, volume 24 jam Rp56,41M). Perbedaan utamanya: DigiByte lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| ACX | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp529,61M | Rp804,99M |
Volume (24h) | Rp28,13M | Rp56,41M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp43,641 dan market cap Rp800,45M. Tren jangka pendek didominasi tekanan jual berdasarkan moving averages, sementara osilator netral. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem besar yang dilaporkan. Supply yang beredar mencapai 18,4M dari total 21M DGB dengan rata-rata hold time 22 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan yang moderat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis jika support kunci bertahan, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar crypto yang lesu membatasi potensi kenaikan. Investor harus waspada terhadap fluktuasi harga tajam dan kurangnya katalis fundamental dalam waktu dekat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →