Perbedaan Across Protocol dan Dego Finance: Across Protocol diperdagangkan di Rp749,21 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Dego Finance diperdagangkan di Rp482,98 (kapitalisasi pasar Rp32,03M, volume 24 jam Rp99,08M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar Dego Finance, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 21M / 21M DEGO (100%) milik Dego Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Dego Finance selama 13 Hari.
| ACX | DEGO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp32,03M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp99,08M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 21M / 21M DEGO (100%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 13 Hari |
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Diluncurkan pada tahun 2020, Dego Finance adalah platform terdesentralisasi yang mengintegrasikan token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT) dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Platform ini beroperasi sebagai ekosistem NFT yang terbuka dan independen.
Selengkapnya di halaman DEGO →