Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan deBridge: Across Protocol diperdagangkan di Rp740,53 (kapitalisasi pasar Rp522,05M, volume 24 jam Rp24,1M), sedangkan deBridge diperdagangkan di Rp282,25 (kapitalisasi pasar Rp547,01M, volume 24 jam Rp130,13M). Perbedaan utamanya: Across Protocol dan deBridge berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 1,9B / 10B DBR (20%) milik deBridge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan deBridge selama 9 Hari.
| ACX | DBR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp522,05M | Rp547,01M |
Volume (24h) | Rp24,1M | Rp130,13M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 1,9B / 10B DBR (20%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
Token DBR menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp284,13 dan kapitalisasi pasar Rp543,36 juta. Sinyal teknikal mengindikasikan tren naik yang kuat dengan moving averages mendukung pembelian, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought. Token ini memiliki sirkulasi terbatas (20% dari total supply 10 juta) dengan rata-rata hold time 9 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan aktif.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan kondisi overbought jangka pendek. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp286, sementara risiko utama adalah koreksi jika gagal mempertahankan level support kunci di Rp282.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →deBridge adalah internet likuiditas untuk DeFi, memungkinkan transfer aset dan data lintas chain secara real-time. Dengan menghilangkan risiko liquidity pool, deBridge menghadirkan interaksi cross-chain yang aman dengan likuiditas dalam, spread ketat, dan harga terjamin.
Selengkapnya di halaman DBR →