Perbedaan Across Protocol dan CoW Protocol: Across Protocol diperdagangkan di Rp749,21 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.821 (kapitalisasi pasar Rp1,05T, volume 24 jam Rp41,18M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 575,6M / 1B COW (58%) milik CoW Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan CoW Protocol selama 21 Hari.
| ACX | COW | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp1,05T |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp41,18M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 575,6M / 1B COW (58%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →