Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan Chainbase: Across Protocol diperdagangkan di Rp740,75 (kapitalisasi pasar Rp520,79M, volume 24 jam Rp24,35M), sedangkan Chainbase diperdagangkan di Rp1.165 (kapitalisasi pasar Rp422,71M, volume 24 jam Rp101,96M). Perbedaan utamanya: Across Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 362,6M / 1B C (37%) milik Chainbase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan Chainbase selama 9 Hari.
| ACX | C | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp520,79M | Rp422,71M |
Volume (24h) | Rp24,35M | Rp101,96M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 362,6M / 1B C (37%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
Chainbase saat ini diperdagangkan pada Rp1.212 dengan kapitalisasi pasar Rp439,96 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 18 indikator jual versus 4 beli. Token berada di zona pivot Rp1.209 dengan support kuat di Rp1.144 dan resistance di Rp1.249. RSI menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem (RSI_6=9,58), namun momentum bearish tetap dominan dengan ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan tekanan jual yang kuat, meskipun kondisi oversold RSI berpotensi memicu koreksi teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau level support kritis di Rp1.040 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →