Perbedaan Across Protocol dan Bitcoin: Across Protocol diperdagangkan di Rp726,48 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Bitcoin diperdagangkan di Rp1.139.025.624 (kapitalisasi pasar Rp22.898,36T, volume 24 jam Rp392,38T). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 45316,4× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 20,1M / 21M BTC (96%) milik Bitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 56 Hari dan Bitcoin selama 107 Hari.
| ACX | BTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp22.898,36T |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp392,38T |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 20,1M / 21M BTC (96%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 107 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp719,9, tepat di pivot point Rp714. RSI dan ADX mengindikasikan kondisi oversold namun tren jangka pendek masih negatif. Token dengan kapitalisasi pasar Rp505,3 juta ini memiliki sirkulasi 72% dari total supply 1 juta ACX, dengan rata-rata hold time 56 hari menunjukkan loyalitas komunitas.
Outlook: Potensi rebound dari level support terdekat namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi protokol bridging yang meningkat di ekosistem blockchain.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.145.229.375 dengan kapitalisasi pasar Rp22.937,44 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Aset ini berada dalam fase koreksi setelah penurunan 50% dari puncak Oktober 2025, dengan waktu holding rata-rata 107 hari menunjukkan akumulasi jangka panjang. Sirkulasi supply mencapai 96% dari total 21 juta BTC, mendukung narasi kelangkaan jangka panjang.
Outlook Bitcoin tetap positif jangka panjang meski tekanan jangka pendek, dengan target konservatif $103.000 (konversi: CoinGecko 25 Februari 2026) dan potensi mencapai $1 juta pada 2030. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, tekanan regulasi global, dan ketergantungan pada likuiditas pasar. Peluang terletak pada adopsi institusional yang terus berkembang dan posisi sebagai store of value digital.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →