Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan Binance Coin: Across Protocol diperdagangkan di Rp746,91 (kapitalisasi pasar Rp525,56M, volume 24 jam Rp27,22M), sedangkan Binance Coin diperdagangkan di Rp10.191.891 (kapitalisasi pasar Rp1.379,04T, volume 24 jam Rp20,03T). Perbedaan utamanya: Binance Coin jauh lebih besar — sekitar 2623,9× kapitalisasi pasar Across Protocol , dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 134,8M / 134,8M BNB (100%) milik Binance Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan Binance Coin selama 85 Hari.
| ACX | BNB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp525,56M | Rp1.379,04T |
Volume (24h) | Rp27,22M | Rp20,03T |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 134,8M / 134,8M BNB (100%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 85 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
BNB saat ini diperdagangkan di Rp10.209.660 dengan kapitalisasi pasar Rp1.378,41 triliun, menunjukkan posisi netral secara teknis dengan sinyal campuran dari indikator. RSI_6 menunjukkan kondisi overbought, sementara moving average cenderung bearish. Pengumuman ETF spot BNB pertama oleh VanEck pada 29 Mei 2026 memberikan akses regulasi baru bagi investor institusional, memperluas utilitas token di ekosistem kripto.
Outlook jangka pendek netral dengan potensi volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada adopsi ETF yang dapat meningkatkan likuiditas, namun risiko termasuk tekanan jual dari level overbought dan ketidakpastian regulasi kripto global. Investor harus memantau level support kunci di Rp10.078.415 untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Dikenalkan oleh Binance Exchange pada 2017, didukung dengan teknologi blockchain milik Binance. Aset kripto ini pertama kali dikembangkan sebagai token utilitas, tetapi sudah berkembang pesat untuk berbagai penerapan lainnya. Aset ini memiliki total pasokan yang terbatas sebanyak 200 juta keping. Merupakan aset kripto paling berharga keempat setelah BTC, ETH, dan USDT.
Selengkapnya di halaman BNB →