Perbedaan Across Protocol dan Beefy: Across Protocol diperdagangkan di Rp749,21 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Beefy diperdagangkan di Rp558.767 (kapitalisasi pasar Rp70,41M, volume 24 jam Rp12,63M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Beefy, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 80K / 80K BIFI (100%) milik Beefy. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Beefy selama 14 Hari.
| ACX | BIFI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp70,41M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp12,63M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 80K / 80K BIFI (100%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 14 Hari |
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Beefy adalah platform terdesentralisasi multi-chain yang membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dari aset kripto mereka. Dengan strategi investasi berbasis smart contract, Beefy mengoptimalkan hadiah dari liquidity pool, automated market maker, dan peluang yield farming lainnya di ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman BIFI →