Perbedaan Across Protocol dan Astar: Across Protocol diperdagangkan di Rp734,92 (kapitalisasi pasar Rp505,3M, volume 24 jam Rp188,8M), sedangkan Astar diperdagangkan di Rp80,69 (kapitalisasi pasar Rp705,77M, volume 24 jam Rp19,43M). Perbedaan utamanya: Astar lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Across Protocol 716,5M / 1B ACX (72%) dibanding 8,7B / 10B ASTR (88%) milik Astar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 57 Hari dan Astar selama 53 Hari.
| ACX | ASTR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp505,3M | Rp705,77M |
Volume (24h) | Rp188,8M | Rp19,43M |
Suplai yang Beredar | 716,5M / 1B ACX (72%) | 8,7B / 10B ASTR (88%) |
Typical Hold Time | 57 Hari | 53 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan pada Rp728,43 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, di mana 15 indikator memberikan sinyal jual dan hanya 3 yang menyarankan beli. Token ini berada di zona support kritis dengan RSI_6 menunjukkan kondisi oversold di level 24.05. Market cap mencapai Rp505,3 juta dengan 72% dari total supply 1 juta ACX sudah beredar.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi akibat tekanan jual yang dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold RSI jangka pendek, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan kurangnya momentum positif. Support kritis di Rp578 menjadi level penentu untuk pergerakan selanjutnya.
Astar (ASTR) saat ini diperdagangkan pada Rp81.261 dengan kapitalisasi pasar Rp710,3 juta, menunjukkan tekanan bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas bearish. Token ini memiliki sirkulasi 88% dari total supply 10 juta ASTR dengan rata-rata hold time 53 hari. Meskipun indikator osilator menunjukkan sinyal bullish, moving average yang seragam bearish mengindikasikan tren turun yang kuat dalam jangka menengah.
Outlook keseluruhan menunjukkan risiko tinggi dengan peluang terbatas. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp77, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas tinggi. Investor harus waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut menuju support level berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →Astar Network adalah pusat smart contract yang dimanfaatkan oleh aplikasi terdesentralisasi (dApps) dalam ekosistem Web 3.0, dilengkapi dukungan untuk mesin virtual EVM dan WASM. Astar merupakan platform terukur yang digunakan pengembang dApp untuk menghemat biaya dan meningkatkan operasionalitas melalui penggunaan fitur Layer 2 seperti Plasma dan zero-knowledge rollup.
Selengkapnya di halaman ASTR →