Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Across Protocol dan AdEx: Across Protocol diperdagangkan di Rp743,31 (kapitalisasi pasar Rp527,52M, volume 24 jam Rp28,21M), sedangkan AdEx diperdagangkan di Rp990,12 (kapitalisasi pasar Rp147,6M, volume 24 jam Rp44,59M). Perbedaan utamanya: Across Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar AdEx, dan suplai beredar Across Protocol 704,7M / 1B ACX (71%) dibanding 147,9M / 150M ADX (99%) milik AdEx. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Across Protocol selama 54 Hari dan AdEx selama 20 Hari.
| ACX | ADX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp527,52M | Rp147,6M |
Volume (24h) | Rp28,21M | Rp44,59M |
Suplai yang Beredar | 704,7M / 1B ACX (71%) | 147,9M / 150M ADX (99%) |
Typical Hold Time | 54 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Across Protocol (ACX) saat ini diperdagangkan di Rp741,83 dengan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token berada dekat dengan titik pivot Rp746, dengan support kuat di Rp706. Kapitalisasi pasar Rp522,31 juta mencerminkan peredaran 71% dari total supply 1 juta ACX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan akhir-akhir ini.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek karena tekanan jual teknis, namun posisi RSI netral memberi ruang untuk konsolidasi. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level support kunci untuk konfirmasi tren.
Token ADX saat ini diperdagangkan pada Rp991.97 dengan kapitalisasi pasar Rp146,63 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis keseluruhan. Moving averages memberikan sinyal jual yang kuat (4 beli vs 9 jual), sementara osilator netral. Token mendekati supply maksimum 150 juta ADX dengan 99% sudah beredar. Harga saat ini berada di atas support kunci S1 (Rp986) namun di bawah pivot point (Rp1.017), menunjukkan tekanan jual jangka pendek.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kuat di Rp938, namun tekanan jual dari moving averages dan ADX indicator mengindikasikan tren turun berlanjut. Risiko utama meliputi likuiditas rendah (kapitalisasi kecil) dan sentimen pasar kripto yang masih ragu-ragu terhadap aset dengan fundamental terbatas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Across (ACX) adalah bridge token multi-chain yang diamankan oleh oracle UMA. Dirancang untuk efisiensi modal, ACX menghadirkan satu kesatuan pool likuiditas, pilihan relayer yang kompetitif, dan model biaya tanpa slippage. Karena oracle-nya memverifikasi transfer secara maksimal, ACX dapat memproses transfer multi-chain dengan cepat.
Selengkapnya di halaman ACX →AdEx adalah platform pemasaran Web3 canggih yang meningkatkan periklanan digital melalui teknologi blockchain dan programatik. Awalnya diluncurkan pada 2017 sebagai pertukaran iklan terdesentralisasi, kini berkembang menjadi protokol periklanan penuh dengan lebih dari 20.000 pengguna dan miliaran micropayment yang telah diproses. Saat ini, AdEx berfungsi sebagai Demand-Side Platform, memungkinkan pengiklan menjangkau pengguna kripto, membeli trafik, dan menggunakan lelang waktu nyata.
Selengkapnya di halaman ADX →