Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Xterio: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,15 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Xterio diperdagangkan di Rp171,17 (kapitalisasi pasar Rp33,95M, volume 24 jam Rp49,74M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Xterio, dan suplai Xterio dibatasi (196,1M / 1B XTER (20%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Xterio selama 10 Hari.
| ACT | XTER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp33,95M |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp49,74M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 196,1M / 1B XTER (20%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
XTER saat ini diperdagangkan pada Rp178,96 dengan kapitalisasi pasar Rp35,32 juta, menunjukkan kondisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas jual. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan tingkat sirkulasi 20% dan rata-rata hold time 10 hari. Indikator osilator seperti RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi memicu rebound, namun momentum jangka pendek masih didominasi tekanan jual.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan peluang rebound teknis dari level support Rp171. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem Xterio. Investor perlu memantau ketat level support kritis dan perkembangan fundamental proyek sebelum mengambil posisi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Xterio adalah ekosistem game Web3 dan publisher yang dikenal dengan keahlian pengembangan dan distribusi globalnya. Didirikan bersama para veteran industri game, Xterio bertujuan mempercepat adopsi Web3 dan AI dalam dunia game.
Selengkapnya di halaman XTER →