Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Ripple: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,69 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp19.640 (kapitalisasi pasar Rp1.228,13T, volume 24 jam Rp29,45T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 8181× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Ripple dibatasi (62,5B / 100B XRP (63%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Ripple selama 67 Hari.
| ACT | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp1.228,13T |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp29,45T |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 62,5B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 67 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp19.587 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, turun 43% sejak awal 2026. Token ini mendekati support kunci di Rp18.944 setelah lima bulan berturut-turut merah. Secara fundamental, ekosistem XRP Ledger menunjukkan perkembangan positif dengan adopsi bank besar seperti Deutsche Bank dan integrasi stablecoin euro Société Générale, meski harga belum merespons.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun potensi rebound tinggi jika support Rp18.944 bertahan. Risiko utama adalah kelanjutan tren bearish menuju Rp18.944, sementara peluang muncul dari adopsi institusional yang meningkat dan kemungkinan ETF BlackRock di akhir 2026.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →