Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Codatta: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,27 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Codatta diperdagangkan di Rp103,52 (kapitalisasi pasar Rp260,39M, volume 24 jam Rp61,13M). Perbedaan utamanya: Codatta lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Codatta dibatasi (2,5B / 10B XNY (25%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Codatta selama 3 Hari.
| ACT | XNY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp260,39M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp61,13M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 2,5B / 10B XNY (25%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Codatta (XNY) menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp114,2994 dan kapitalisasi pasar Rp282,98 juta. Indikator teknis seperti moving averages mendukung tren naik, meskipun RSI mendekati zona jenuh beli. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan sirkulasi 25%, menunjukkan potensi deflasi jangka panjang.
Outlook positif didukung momentum teknis, namun investor perlu waspada volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Risiko utama termasuk dominasi indikator overbought dan ketergantungan pada ekosistem blockchain yang masih berkembang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Codatta adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mengubah pengetahuan manusia dan AI menjadi aset digital yang dapat dimiliki dan menghasilkan royalti. Kontributor dapat memecah data menjadi aset fraksional dengan potensi pendapatan berkelanjutan. Beroperasi di BNB Chain, Ethereum, dan Solana, Codatta menyediakan pelacakan asal data, lisensi, serta distribusi pembayaran otomatis untuk ekosistem AI dan DeSci.
Selengkapnya di halaman XNY →