Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan The White Whale: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,06 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan The White Whale diperdagangkan di Rp42,55 (kapitalisasi pasar Rp42,33M, volume 24 jam Rp12,27M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar The White Whale, dan suplai The White Whale dibatasi (999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan The White Whale selama 8 Hari.
| ACT | WHITEWHALE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp42,33M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp12,27M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
WHITEWHALE saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp44,41 dan market cap Rp44,55 juta. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan rata-rata hold time 8 hari. Indikator moving average sangat bearish (11 sell vs 0 buy), sementara osilator netral. Support terdekat di Rp43 dan resistance di Rp49. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun tekanan jual dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah, ketiadaan perkembangan fundamental, dan sentimen pasar kripto yang lesu. Investor harus berhati-hati mengingat sinyal teknis yang lemah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →The White Whale adalah memecoin berbasis Solana yang menekankan kepemilikan komunitas dan transparansi. Token ini merepresentasikan trader ritel yang menentang praktik pasar yang tidak adil, dengan suplai tetap tanpa pajak atau burn. Dengan filosofi “whale untuk semua,” WHITEWHALE berfokus pada kepercayaan, edukasi, dan keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar hype.
Selengkapnya di halaman WHITEWHALE →