Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Waves: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,39 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Waves diperdagangkan di Rp4.646 (kapitalisasi pasar Rp606,2M, volume 24 jam Rp85,35M). Perbedaan utamanya: Waves jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 131,8M WAVES milik Waves. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Waves selama 74 Hari.
| ACT | WAVES | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp606,2M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp85,35M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 131,8M WAVES |
Typical Hold Time | 37 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
WAVES saat ini diperdagangkan pada Rp4.628 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Market cap mencapai Rp619,06M dengan supply beredar 131,7 juta token. Harga berada di antara support S1 (Rp4.676) dan pivot point (Rp4.750), menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga memantul dari support kuat, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas fundamental terkini. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang bergejolak.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Waves adalah platform blockchain serbaguna yang mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan smart contract. Diluncurkan pada Juni 2016 setelah salah satu ICO pertama, Waves dirancang untuk meningkatkan kecepatan, utilitas, dan kemudahan penggunaan dibanding platform sebelumnya. Token asli WAVES digunakan untuk pembayaran, termasuk reward blok, dengan pasokan tanpa batas.
Selengkapnya di halaman WAVES →