Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Walrus: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,15 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp564,13 (kapitalisasi pasar Rp1,4T, volume 24 jam Rp67,61M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| ACT | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp1,4T |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp67,61M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
WAL (Walrus) saat ini diperdagangkan pada Rp572,62 dengan kapitalisasi pasar Rp1,4 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving average. Token ini memiliki supply terbatas 5 juta dengan 50% sudah beredar. Posisi harga saat ini berada di dekat support S1 (Rp572) dengan resistance terdekat di R1 (Rp604). RSI menunjukkan kondisi netral sementara ADX mengindikasikan tren yang kuat.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada tokenomics yang terbatas dan potensi apresiasi jika berhasil menembus resistance. Risiko utama termasuk sinyal bearish yang dominan, likuiditas terbatas, dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →