Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Viction: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,87 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp732,61 (kapitalisasi pasar Rp93,12M, volume 24 jam Rp71,2M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Viction dibatasi (127,2M / 210M VIC (61%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Viction selama 37 Hari.
| ACT | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp93,12M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp71,2M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 127,2M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
VIC menunjukkan sinyal keseluruhan bullish dengan harga saat ini Rp709,84 dan market cap Rp91,32 juta. Sinyal osilator bullish didukung ADX tinggi menandakan tren kuat, sementara moving averages masih bearish. Token telah beredar 61% dari total supply 210 juta VIC dengan rata-rata hold time 37 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum teknis kuat, namun perlu waspada terhadap resistensi di Rp757-Rp910. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika berhasil tembus level resistance dengan volume tinggi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →