Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan UnifAI Network: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,09 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan UnifAI Network diperdagangkan di Rp7.234 (kapitalisasi pasar Rp1,74T, volume 24 jam Rp248,3M). Perbedaan utamanya: UnifAI Network jauh lebih besar — sekitar 11,6× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai UnifAI Network dibatasi (239M / 1B UAI (24%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan UnifAI Network selama 3 Hari.
| ACT | UAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp1,74T |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp248,3M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 239M / 1B UAI (24%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
UnifAI Network (UAI) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp5.743,83 dan kapitalisasi pasar Rp1,4 triliun. Token ini diperdagangkan dekat level support S1 (Rp5.762) dengan indikator teknis mayoritas mendukung tren naik. Tingkat sirkulasi token sebesar 24% dari total supply 1 juta UAI menunjukkan distribusi yang terkendali, sementara rata-rata hold time 3 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko likuiditas mengingat volume trading terbatas. Peluang utama terletak pada breakout di atas resistance R1 (Rp6.961), sementara risiko utama adalah koreksi tajam jika gagal mempertahankan support kunci.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →UnifAI Network adalah protokol infrastruktur berbasis AI yang mengotomatiskan strategi DeFi melalui agen otonom. Agen ini memantau pasar, mengeksekusi transaksi, dan mengoptimalkan yield di berbagai protokol, sehingga pengguna dapat menjalankan strategi kompleks tanpa keahlian teknis. Platform ini juga menyediakan SDK dan alat bagi pengembang untuk membangun serta mengintegrasikan agen AI kustom.
Selengkapnya di halaman UAI →