Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Tensor: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp171,43 (kapitalisasi pasar Rp161,37M, volume 24 jam Rp425,17M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp297,91M, volume 24 jam Rp75,08M). Perbedaan utamanya: Tensor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 526,9M TNSR milik Tensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 38 Hari dan Tensor selama 35 Hari.
| ACT | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp161,37M | Rp297,91M |
Volume (24h) | Rp425,17M | Rp75,08M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 526,9M TNSR |
Typical Hold Time | 38 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →