Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Act I : The AI Prophecy (ACT) vs Celestia (TIA)

Act I : The AI Prophecy
Celestia

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Celestia: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,83 (kapitalisasi pasar Rp154,32M, volume 24 jam Rp887,1M), sedangkan Celestia diperdagangkan di Rp7.170 (kapitalisasi pasar Rp6,65T, volume 24 jam Rp851,29M). Perbedaan utamanya: Celestia jauh lebih besar — sekitar 43,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 919,9M TIA milik Celestia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Celestia selama 46 Hari.

ACTTIA
Kap. Pasar
Rp154,32MRp6,65T
Volume (24h)
Rp887,1MRp851,29M
Suplai yang Beredar
948,2M ACT919,9M TIA
Typical Hold Time
37 Hari46 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Act I : The AI Prophecy

Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.

Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.

Celestia

Celestia (TIA) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp6.954, didukung oleh moving averages yang positif. Token berada di zona support kunci Rp6.658–6.889, dengan resistance utama di Rp7.039–7.420. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, namun aktivitas jaringan tetap stabil dengan waktu hold rata-rata 46 hari.

Outlook keseluruhan netral-cenderung-positif dengan peluang dari momentum teknis, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto dan risiko likuiditas mengingat tidak adanya perkembangan fundamental baru. Risiko utama termasuk koreksi jika gagal menembus resistance dan tekanan regulator yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ACT
79% Beli21% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 37 Hari
TIA
11% Beli89% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 46 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Act I : The AI Prophecy

Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.

Selengkapnya di halaman ACT

Tentang Celestia

Celestia (TIA) adalah jaringan blockchain modular pertama yang memungkinkan siapa pun untuk dengan mudah menjalankan blockchain mereka sendiri dengan biaya minimal. Celestia berkembang dengan memikirkan ulang arsitektur blockchain dari awal. Celestia adalah blockchain minimal yang memisahkan pelaksanaan dari konsensus dengan memperkenalkan primitif baru, yaitu sampel ketersediaan data.

Selengkapnya di halaman TIA