Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Thena: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,12 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp914,46 (kapitalisasi pasar Rp121,36M, volume 24 jam Rp92,77M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| ACT | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp121,36M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp92,77M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Thena (THE) saat ini diperdagangkan di Rp932.68 dengan kapitalisasi pasar Rp123,96 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meski osilator netral. Token ini memiliki supply terbatas 326,1 juta THE dengan sirkulasi 41% dan rata-rata hold time 59 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp825, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →