Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Synapse: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,1 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp6.566 (kapitalisasi pasar Rp1,56T, volume 24 jam Rp1,09T). Perbedaan utamanya: Synapse jauh lebih besar — sekitar 10,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Synapse dibatasi (235,4M / 250M SYN (95%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| ACT | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp1,56T |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp1,09T |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 235,4M / 250M SYN (95%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 18 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token SYN menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp6.583,19 dan market cap Rp1,59 triliun. Moving average memberikan sinyal kuat bullish (9 buy vs 4 sell), sementara RSI_6 di 13,69 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Supply yang hampir maksimal (95% beredar) dan hold time 18 hari mengindikasikan stabilitas tokenomics. Level support kunci berada di Rp6.145 dan resistance di Rp7.039.
Outlook positif dengan momentum teknis kuat, namun perlu waspada volatilitas tinggi khas crypto. Peluang rebound dari level oversold RSI, risiko utama pada tekanan jual di resistance dan regulasi crypto yang belum jelas. Volume trading perlu dipantau untuk konfirmasi trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →