Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Swell Network: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,87 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp12,98 (kapitalisasi pasar Rp64,76M, volume 24 jam Rp36,06M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5B / 10B SWELL (51%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| ACT | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp64,76M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp36,06M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Swell Network (SWELL) saat ini diperdagangkan pada Rp13.055 dengan kapitalisasi pasar Rp66,94 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan meskipun rata-rata bergerak masih bearish. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 51% sudah beredar. Harga saat ini berada di zona support kritis Rp13 dengan resistance utama di Rp14. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp14, sementara risiko utama adalah rendahnya volume perdagangan dan exposure regulasi crypto yang belum jelas di berbagai yurisdiksi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →