Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan SUPRA: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,14 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,7 (kapitalisasi pasar Rp119,58M, volume 24 jam Rp5,63M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SUPRA dibatasi (32,5B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| ACT | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp119,58M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp5,63M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3.8187 dan kapitalisasi pasar Rp123,68 juta. Supply yang beredar baru 32,5 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis mayoritas bearish, namun RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang rebound teknis ada dari level oversold RSI, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →