Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan SuperVerse: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,88 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.566 (kapitalisasi pasar Rp1T, volume 24 jam Rp92,3M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai SuperVerse dibatasi (640,2M / 1.000M SUPER (65%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| ACT | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp1T |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp92,3M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
SuperVerse (SUPER) saat ini diperdagangkan pada Rp1.543,69 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp1 triliun dengan 64,02% suplai beredar. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan belakangan ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap momentum bearish yang kuat dan rendahnya aktivitas jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →