Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Sui: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,15 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Sui diperdagangkan di Rp12.761 (kapitalisasi pasar Rp52,02T, volume 24 jam Rp4,4T). Perbedaan utamanya: Sui jauh lebih besar — sekitar 342,2× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Sui dibatasi (4,1B / 10B SUI (41%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Sui selama 35 Hari.
| ACT | SUI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp52,02T |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp4,4T |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 4,1B / 10B SUI (41%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 35 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Sui saat ini diperdagangkan di Rp12.649 dengan kapitalisasi pasar Rp51,16T, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski osilator netral. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 41% sudah beredar dan rata-rata hold time 35 hari. Posisi harga saat ini berada di antara support S2 Rp12.611 dan resistance R1 Rp13.469, dengan momentum teknis yang lemah namun kondisi oversold terbatas berdasarkan RSI netral di kisaran 61-63.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support Rp12.241, namun fundamental tokenomics yang sehat dengan supply terbatas memberikan dasar untuk recovery jangka panjang. Investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan, sambil memantau perkembangan ekosistem blockchain Sui untuk sinyal akumulasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Sui adalah blockchain Layer-1 dan platform kontrak pintar yang dirancang untuk membuat kepemilikan aset digital menjadi cepat, privat, aman, dan dapat diakses oleh semua orang. Berbasis bahasa pemrograman Move, model objek-sentrisnya memungkinkan eksekusi paralel, finalitas sub-detik, dan aset on-chain yang kaya. Sui mendukung berbagai aplikasi dengan kecepatan tak tertandingi dengan biaya yang rendah.
Selengkapnya di halaman SUI →