Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan SONIC SVM: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,21 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan SONIC SVM diperdagangkan di Rp427,61 (kapitalisasi pasar Rp305,56M, volume 24 jam Rp20,51M). Perbedaan utamanya: SONIC SVM jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 712,1M SONIC milik SONIC SVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan SONIC SVM selama 18 Hari.
| ACT | SONIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp305,56M |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp20,51M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 712,1M SONIC |
Typical Hold Time | 37 Hari | 18 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
SONIC SVM saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp432,95 dan market cap Rp301,95 juta. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual kuat dengan moving averages seluruhnya bearish dan indikator ADX mengkonfirmasi tren turun. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 18 hari dengan supply yang terbatas namun tidak ada informasi max supply yang tersedia.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di support kunci Rp412, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas pasar crypto yang tinggi. Perhatian khusus perlu diberikan pada level support kritis untuk menghindari penurunan lebih dalam.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Sonic adalah ekstensi jaringan berbasis SVM pertama di Solana, yang dirancang untuk gim dan aplikasi. Jaringan ini mendukung lapisan aplikasi sosial Web3 yang ditujukan untuk menghadirkan miliaran pengguna baru. Sonic dibangun dengan HyperGrid, kerangka kerja untuk mengelola rollup optimistis di Solana.
Selengkapnya di halaman SONIC →