Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Sky: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,13 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.002 (kapitalisasi pasar Rp22,96T, volume 24 jam Rp422,88M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 153,6× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Sky dibatasi (23,3B / 23,5B SKY (100%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| ACT | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp22,96T |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp422,88M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token SKY saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp956,58, didukung oleh sinyal teknis yang didominasi penjualan. Market cap mencapai Rp22,26 triliun dengan supply hampir maksimal. RSI menunjukkan kondisi netral, namun moving averages mengindikasikan tekanan jual yang kuat. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound dari support Rp876, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas pengembangan proyek. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan sentimen negatif dari analis kripto.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →