Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Sei: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,61 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Sei diperdagangkan di Rp838,91 (kapitalisasi pasar Rp6,07T, volume 24 jam Rp504,94M). Perbedaan utamanya: Sei jauh lebih besar — sekitar 40,6× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Sei dibatasi (7,2B / 10B SEI (73%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Sei selama 41 Hari.
| ACT | SEI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp6,07T |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp504,94M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 7,2B / 10B SEI (73%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 41 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token SEI saat ini diperdagangkan pada Rp839,85 dengan sinyal teknis BEARISH berdasarkan moving averages. Token berada dalam zona support Rp784-845 dan resistance Rp906-968. RSI menunjukkan kondisi netral, namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tokenomics menunjukkan 73% dari suplai maksimum 10 juta SEI telah beredar, dengan rata-rata hold time 41 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp784, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level tersebut yang dapat memicu penurunan lebih dalam. Perhatian pada volume perdagangan dan aktivitas on-chain diperlukan untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Sei Network merupakan blockchain open-source Layer 1 pada umumnya yang dirancang secara khusus untuk perdagangan aset digital. Platform Sei dirancang untuk memperkaya teknologi blockchain dengan berbagai macam fitur seperti manajemen identitas, mekanisme konsensus, dan solusi skalabilitas. Tujuan platform ini adalah untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi terdesentralisasi sekaligus menyediakan alat untuk interaksi pengguna yang aman dan efisien.
Selengkapnya di halaman SEI →