Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Scallop: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,94 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp146,37 (kapitalisasi pasar Rp23,85M, volume 24 jam Rp1,68M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (162,9M / 250M SCA (66%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Scallop selama 12 Hari.
| ACT | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp23,85M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp1,68M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 162,9M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token SCA saat ini diperdagangkan pada Rp146,79 dengan sinyal teknis bearish yang kuat. Market cap mencapai Rp23,97 juta dengan 66% supply beredar dari total 250 juta token. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan RSI oversold namun ADX mengkonfirmasi tren bearish. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang terdeteksi dalam ekosistem Scallop.
Outlook bearish jangka pendek dengan risiko tinggi. Peluang muncul dari level support Rp121-141, namun volatilitas crypto dan sinyal jual yang dominan memerlukan kehati-hatian. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, tekanan jual berkelanjutan, dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat mempengaruhi harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →