Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Sahara AI: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,9 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp177,16 (kapitalisasi pasar Rp619,81M, volume 24 jam Rp339,8M). Perbedaan utamanya: Sahara AI jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Sahara AI dibatasi (3,5B / 10B SAHARA (35%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Sahara AI selama 12 Hari.
| ACT | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp619,81M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp339,8M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 3,5B / 10B SAHARA (35%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Sahara AI saat ini diperdagangkan pada Rp182,75 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold jangka pendek. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp631,47 juta dengan sirkulasi 35% dari total supply 10 juta token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan dalam ekosistem.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp166, namun investor harus waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang masih berhati-hati secara global.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →