Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Request: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,38 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Request diperdagangkan di Rp955,99 (kapitalisasi pasar Rp764,61M, volume 24 jam Rp37M). Perbedaan utamanya: Request jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 796,7M REQ milik Request. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Request selama 37 Hari.
| ACT | REQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp764,61M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp37M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 796,7M REQ |
Typical Hold Time | 37 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token REQ saat ini diperdagangkan di zona netral dengan harga Rp973,39, didukung oleh sinyal teknis campuran dari indikator moving averages bearish dan osilator netral. Pivot point kunci berada di Rp987 dengan support kuat di Rp973. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa minggu terakhir, menunjukkan aktivitas jaringan yang stabil namun minim inovasi.
Outlook keseluruhan tetap netral dengan peluang rebound dari level support, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas (market cap Rp767,61M) membatasi potensi pergerakan besar. Investor perlu memantau volume perdagangan dan sentimen komunitas crypto untuk konfirmasi arah berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →