Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Recall: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,49 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Recall diperdagangkan di Rp574,39 (kapitalisasi pasar Rp187,78M, volume 24 jam Rp108,94M). Perbedaan utamanya: Recall lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Recall dibatasi (323,1M / 1B RECALL (33%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Recall selama 8 Hari.
| ACT | RECALL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp187,78M |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp108,94M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 323,1M / 1B RECALL (33%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Recall (RECALL) saat ini diperdagangkan pada Rp554.05 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages negatif. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp177,04 juta dengan supply terbatas 1 juta token dan sirkulasi 33%. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp540) dan pivot point (Rp567), menunjukkan konsolidasi dalam tren bearish jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual teknis yang kuat. Peluang utama terletak pada supply terbatas jika ada adopsi jaringan, namun risiko tinggi dari volatilitas, likuiditas rendah, dan sentimen bearish mendominasi. Investor harus memantau level support kritis di Rp540 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Recall adalah marketplace keterampilan terdesentralisasi yang menjadi tempat bagi komunitas untuk mendanai, memberi peringkat, dan menemukan solusi AI sesuai kebutuhan mereka. Recall menyediakan infrastruktur reputasi yang transparan dan terverifikasi untuk ekonomi agen AI melalui insentif ekonomi dan evaluasi berbasis performa.
Selengkapnya di halaman RECALL →