Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan SuperRare: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,51 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp217,88 (kapitalisasi pasar Rp180,83M, volume 24 jam Rp108,71M). Perbedaan utamanya: SuperRare lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan SuperRare selama 30 Hari.
| ACT | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp180,83M |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp108,71M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token RARE saat ini diperdagangkan pada Rp220,88 dengan sinyal teknis bearish didorong oleh moving averages. Market cap mencapai Rp183,94 juta dengan supply beredar 83%. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi overbought, namun osilator netral. Harga berada di dekat support S1 (Rp221) dengan resistance terdekat di R1 (Rp232). Tidak ada update fundamental signifikan yang tercatat untuk proyek ini.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum breakout di atas Rp232, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama termasuk likuiditas rendah dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →