Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Quant: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp171,62 (kapitalisasi pasar Rp164,36M, volume 24 jam Rp380,85M), sedangkan Quant diperdagangkan di Rp1.035.042 (kapitalisasi pasar Rp12,62T, volume 24 jam Rp321,05M). Perbedaan utamanya: Quant jauh lebih besar — sekitar 76,8× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Quant dibatasi (12,1M / 14,9M QNT (82%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 38 Hari dan Quant selama 75 Hari.
| ACT | QNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp164,36M | Rp12,62T |
Volume (24h) | Rp380,85M | Rp321,05M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 12,1M / 14,9M QNT (82%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 75 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp179,341 dan market cap Rp167,51M. Moving averages mengindikasikan tren naik, sementara RSI dalam zona netral. Token berada di antara support S1 (Rp174) dan resistance R1 (Rp198). Hold time rata-rata 38 hari menunjukkan pola holding jangka menengah.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum bullish, namun perhatikan volatilitas kripto yang tinggi. Peluang terletak pada potensi breakout di atas Rp198, sementara risiko utama adalah koreksi ke support Rp174 jika momentum melemah. Perhatikan volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi trend.
Token QNT saat ini diperdagangkan di Rp1.048.370 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak dan osilator. Harga berada di bawah titik pivot Rp1.028.132 dengan support kuat di Rp1.001.822. Market cap mencapai Rp12,51 triliun dengan supply beredar 12,1 juta dari 14,9 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan belakangan ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap momentum bearish yang kuat dan rendahnya likuiditas di pasar kripto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Quant diluncurkan di Juni 2018 dengan tujuan menghubungkan berbagai blockchain dan jaringan dalam skala global. Tak hanya menjembatani interaksi banyak blockchain, Quant juga membuat bermacam layer bagi aplikasi-aplikasi untuk berinteraksi pada tingkat yang berbeda. Quant punya layer khusus untuk transaksi, bertukar pesan, menyaring dan memesan, dan sebuah aplikasi untuk berbagi dan memberi acuan terhadap pesan serupa terkait dengan aplikasi yang lain.
Selengkapnya di halaman QNT →