Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Quack AI: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,33 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp320,56 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp68,94M). Perbedaan utamanya: Quack AI jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Quack AI dibatasi (4,2B / 10B Q (42%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| ACT | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp68,94M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 4,2B / 10B Q (42%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Quack AI menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp320.913, mendekati resistance R1 di Rp324. Pergerakan harga didukung oleh sinyal bullish dari moving averages dan ADX yang kuat. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp1,34T dengan supply yang masih terbatas (42% dari max supply 10M), menciptakan potensi tekanan permintaan jangka panjang.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko likuiditas mengingat volume perdagangan yang terbatas. Peluang utama terletak pada adopsi ekosistem yang berkembang, sementara risiko utama adalah sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →