Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Peanut the Squirrel: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,12 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp765,09 (kapitalisasi pasar Rp769,56M, volume 24 jam Rp181,73M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 999,8M PNUT milik Peanut the Squirrel. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Peanut the Squirrel selama 40 Hari.
| ACT | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp769,56M |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp181,73M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 37 Hari | 40 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token PNUT saat ini diperdagangkan di Rp769,14 dengan kapitalisasi pasar Rp777,76 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak meskipun osilator netral. Hold time rata-rata 40 hari mengindikasikan retensi jangka menengah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan peluang di level support Rp723-767, namun risiko volatilitas tinggi karena likuiditas terbatas dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara umum tanpa penggerak fundamental yang kuat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →