Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Plume Network: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,13 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp176,76 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp154,34M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Plume Network dibatasi (6B / 10B PLUME (60%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Plume Network selama 19 Hari.
| ACT | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp154,34M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 6B / 10B PLUME (60%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Plume Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp179,32 dan market cap Rp1,07T. Token berada di zona support kritis S1 (Rp179) dengan tekanan jual dominan dari moving averages. Sirkulasi token mencapai 60% dengan hold time rata-rata 19 hari, menunjukkan distribusi yang sedang berlangsung. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung bearish mengikuti momentum teknis, dengan peluang rebound jika bertahan di atas support Rp174. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah berikutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →