Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Orca: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,15 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.426 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp218,36M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| ACT | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp218,36M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 37 Hari | 30 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Orca menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp21.992, didukung oleh indikator moving averages yang solid. Token ini diperdagangkan dekat level pivot Rp22.724 dengan support kuat di Rp21.748. Market cap mencapai Rp1,34 triliun dengan volume perdagangan aktif. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun RSI menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai. Peluang utama terletak pada breakout di atas resistance Rp23.479, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual jika support kunci tidak bertahan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →