Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Openloot: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,13 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Openloot diperdagangkan di Rp92,79 (kapitalisasi pasar Rp74,41M, volume 24 jam Rp10,24M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Openloot, dan suplai Openloot dibatasi (800,7M / 5B OL (17%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Openloot selama 7 Hari.
| ACT | OL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp74,41M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp10,24M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 800,7M / 5B OL (17%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 7 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token OL saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp94.585, didukung oleh sinyal teknis yang mayoritas jual. Kapitalisasi pasar sebesar Rp76,14 juta mencerminkan likuiditas rendah, dengan supply yang beredar hanya 17% dari total maksimum 5 juta token. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kuat di Rp88, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan minimnya aktivitas jaringan yang dapat memperparah pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Open Loot adalah platform dan marketplace gim Web3 yang membantu pengembang dan penerbit meluncurkan serta mendistribusikan gim mereka. Platform ini menyediakan alat untuk strategi pemasaran, pengalaman pengguna, pembayaran, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman OL →