Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan NYM: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,89 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan NYM diperdagangkan di Rp315,72 (kapitalisasi pasar Rp264,33M, volume 24 jam Rp25,43M). Perbedaan utamanya: NYM lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai NYM dibatasi (837,4M / 1B NYM (84%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan NYM selama 11 Hari.
| ACT | NYM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp264,33M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp25,43M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 837,4M / 1B NYM (84%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token NYM menunjukkan sinyal keseluruhan bullish dengan harga saat ini Rp327,72, mendekati level pivot Rp330. Meskipun rata-rata bergerak masih bearish, indikator ADX mengindikasikan tren kuat. Supply yang beredar mencapai 84% dari total 1 juta token, dengan rata-rata hold time 11 hari mencerminkan aktivitas trading aktif. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum bullish, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan kondisi RSI yang mendekati overbought. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dengan market cap Rp269,89 juta dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem privacy-focused yang masih niche.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Nym adalah sistem privasi generasi baru yang dikembangkan oleh peneliti dan pengembang terkemuka. Sistem ini menggabungkan mixnet untuk privasi di tingkat jaringan, kredensial untuk privasi di tingkat aplikasi, serta token NYM untuk memberi imbalan kepada operator dan menjaga keberlanjutan.
Selengkapnya di halaman NYM →