Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Neuron: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,14 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Neuron diperdagangkan di Rp63,99 (kapitalisasi pasar Rp26,48M, volume 24 jam Rp841,43jt). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Neuron, dan suplai Neuron dibatasi (358,6M / 1B NRN (36%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Neuron selama 10 Hari.
| ACT | NRN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp26,48M |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp841,43jt |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 358,6M / 1B NRN (36%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token NRN menunjukkan posisi pasar yang sangat kecil dengan kapitalisasi pasar Rp26,48 juta dan supply terbatas 1 juta token. Harga saat ini tidak tersedia dalam data, namun sirkulasi token hanya 36% dengan rata-rata hold time 10 hari, mengindikasikan volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan token dengan risiko tinggi karena kapitalisasi mikro dan likuiditas terbatas. Peluang utama terletak pada potensi apresiasi jika ada adopsi jaringan, namun risiko utama mencakup volatilitas ekstrem, likuiditas rendah yang memperparah pergerakan harga, dan ketiadaan perkembangan fundamental yang mendukung nilai token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →NRN mengembangkan ekosistem yang bertujuan mempercepat perjalanan menuju Artificial General Intelligence (AGI) dengan menjadikan Gaming dan robotika sebagai platform eksperimental. Inti dari ekosistem ini adalah NRN Agents, sebuah platform yang memfasilitasi integrasi agen AI ke dalam pengalaman Gaming canggih, baik di lingkungan virtual maupun fisik. Tumpukan teknologinya menggabungkan agregasi data, pelatihan model, dan inspeksi model, dengan memanfaatkan imitation learning serta reinforcement learning untuk mendorong kemajuan pengembangan AI.
Selengkapnya di halaman NRN →