Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Nillion: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp161,48 (kapitalisasi pasar Rp152M, volume 24 jam Rp887,68M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp612,43 (kapitalisasi pasar Rp303,09M, volume 24 jam Rp202,82M). Perbedaan utamanya: Nillion lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 487,4M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Nillion selama 8 Hari.
| ACT | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152M | Rp303,09M |
Volume (24h) | Rp887,68M | Rp202,82M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 487,4M NIL |
Typical Hold Time | 37 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
NIL saat ini diperdagangkan di Rp610,34 dengan kapitalisasi pasar Rp295,29M, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages memberikan 13 sinyal jual. Token berada di zona support kritis antara S1 (Rp597) dan PP (Rp629), sementara indikator osilator netral menunjukkan momentum sideways. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support Rp597, namun risiko tinggi dari volatilitas crypto dan sinyal teknis negatif memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau ketat level support dan volume perdagangan untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →