Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Mitosis: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp158,8 (kapitalisasi pasar Rp149,51M, volume 24 jam Rp838,07M), sedangkan Mitosis diperdagangkan di Rp367,65 (kapitalisasi pasar Rp66,54M, volume 24 jam Rp97,13M). Perbedaan utamanya: Act I : The AI Prophecy jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Mitosis, dan suplai Mitosis dibatasi (181,3M / 1B MITO (19%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Mitosis selama 19 Hari.
| ACT | MITO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,51M | Rp66,54M |
Volume (24h) | Rp838,07M | Rp97,13M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 181,3M / 1B MITO (19%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Token MITO saat ini diperdagangkan pada Rp393,27 dengan kapitalisasi pasar Rp71,86 juta, menunjukkan kondisi bearish berdasarkan sinyal teknis dominan jual (17 vs 6 beli). Token ini berada di zona support kritis dengan RSI_6 di level 10,74 yang mengindikasikan oversold ekstrem namun ADX menunjukkan tren bearish kuat. Supply yang teredar hanya 19% dari total 1 juta token dengan rata-rata hold time 19 hari.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan resistance utama di Rp399, namun oversold RSI berpotensi memicu koreksi teknis. Risiko utama adalah likuiditas rendah dan volatilitas tinggi, sementara peluang terletak pada potensi rebound dari level support Rp371-327 jika ada momentum beli institusional.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Mitosis adalah protokol DeFi lintas-rantai yang mengubah posisi likuiditas menjadi aset yang dapat diprogram dan digabungkan. Protokol ini mengatasi dua masalah besar dalam keuangan terdesentralisasi: rendahnya likuiditas aset yang di-stake dan terbatasnya akses ke peluang imbal hasil tinggi bagi pengguna dengan modal kecil.
Selengkapnya di halaman MITO →