Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Mina: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp159,33 (kapitalisasi pasar Rp151,18M, volume 24 jam Rp845,36M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp844,21 (kapitalisasi pasar Rp1,1T, volume 24 jam Rp90,07M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 1,3B MINA milik Mina. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Mina selama 61 Hari.
| ACT | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,18M | Rp1,1T |
Volume (24h) | Rp845,36M | Rp90,07M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 37 Hari | 61 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Mina saat ini diperdagangkan pada Rp833,31 dengan kapitalisasi pasar Rp1,08 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish secara keseluruhan meskipun rata-rata bergerak masih bearish. Token ini berada di zona support kritis antara Rp803 dan resistance utama Rp875, dengan indikator ADX mengkonfirmasi tren kuat. Tidak ada pembaruan protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir berdasarkan pemantauan ekosistem.
Outlook jangka pendek netral-bullish dengan peluang breakout jika harga mampu bertahan di atas Rp875, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko likuiditas mengingat volume perdagangan terbatas. Perhatian utama pada kemampuan protokol mempertahankan adopsi jaringan di tengah persaingan layer-1 yang ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →