Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Mask Network: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,49 (kapitalisasi pasar Rp151,9M, volume 24 jam Rp852,22M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.398 (kapitalisasi pasar Rp737,73M, volume 24 jam Rp204,21M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Mask Network selama 22 Hari.
| ACT | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp151,9M | Rp737,73M |
Volume (24h) | Rp852,22M | Rp204,21M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Mask Network (MASK) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga terkini Rp7.367, didukung momentum positif dari moving averages. Token ini diperdagangkan dekat level support kunci S1 di Rp7.308 dengan volume stabil. Sirkulasi token mencapai 100% dari total supply 100 juta MASK, menunjukkan likuiditas penuh di pasar. Perkembangan ekosistem terbaru fokus pada integrasi Web3 dan kolaborasi DeFi.
Outlook jangka pendek positif dengan resistance utama di Rp7.691 (R1). Peluang terletak pada adopsi teknologi Web3 yang berkembang, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan regulator kripto global perlu diwaspadai. Investor disarankan memantau level support Rp7.308 sebagai titik kritis.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →