Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Terra: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp157,7 (kapitalisasi pasar Rp150,12M, volume 24 jam Rp876,11M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp858,94 (kapitalisasi pasar Rp614,23M, volume 24 jam Rp130,9M). Perbedaan utamanya: Terra jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai beredar Act I : The AI Prophecy 948,2M ACT dibanding 710M LUNA milik Terra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Terra selama 80 Hari.
| ACT | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,12M | Rp614,23M |
Volume (24h) | Rp876,11M | Rp130,9M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 37 Hari | 80 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
Terra (LUNA) saat ini diperdagangkan pada Rp911,14 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bullish, meskipun moving averages menunjukkan bias bearish. Token berada di dekat titik pivot Rp906 dengan resistensi terdekat di Rp946. RSI 6 hari pada 88,83 mengindikasikan kondisi overbought jangka pendek. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan sumber crypto terverifikasi.
Outlook keseluruhan netral-cenderung-hati-hati dengan peluang dari momentum bullish teknis, namun risiko tinggi dari volatilitas crypto dan kondisi overbought. Investor harus waspada terhadap potensi koreksi teknis dan kurangnya perkembangan fundamental baru yang dapat mendukung kenaikan harga berkelanjutan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →