Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Act I : The AI Prophecy dan Lumia: Act I : The AI Prophecy diperdagangkan di Rp160,62 (kapitalisasi pasar Rp152,08M, volume 24 jam Rp883,66M), sedangkan Lumia diperdagangkan di Rp2.253 (kapitalisasi pasar Rp392,16M, volume 24 jam Rp41,6M). Perbedaan utamanya: Lumia jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Act I : The AI Prophecy, dan suplai Lumia dibatasi (173,7M / 238,9M LUMIA (73%)), sedangkan Act I : The AI Prophecy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Act I : The AI Prophecy selama 37 Hari dan Lumia selama 31 Hari.
| ACT | LUMIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp152,08M | Rp392,16M |
Volume (24h) | Rp883,66M | Rp41,6M |
Suplai yang Beredar | 948,2M ACT | 173,7M / 238,9M LUMIA (73%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 31 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ACT saat ini diperdagangkan pada level Rp149,156 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Market cap mencapai Rp141,12 juta dengan supply beredar 948,2 juta token. Harga berada di atas support kunci S1 (Rp147) namun di bawah pivot point (Rp156). RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang ekstrem pada 14,39, sementara ADX mengindikasikan tren kuat.
Outlook: Potensi rebound teknis dari level oversold dengan target resistance R1 (Rp162), namun momentum bearish moving average tetap dominan. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang pada momentum bullish osilator jika mampu bertahan di atas support S1.
LUMIA menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp2.391,9 dan kapitalisasi pasar Rp421,19 juta. Moving average mendukung tren naik, sementara osilator netral. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 31 hari dengan 73% supply beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat.
Outlook positif didukung momentum teknis, namun RSI 6 periode menunjukkan kondisi jenuh beli. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau level support kunci di Rp2.316 dan resistance di Rp2.660 untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Act I: The AI Prophecy (umumnya dikenal sebagai Act I) adalah platform open-source yang terdesentralisasi dan mendukung interaksi unik antar sistem AI. Platform ini bertujuan menciptakan ekosistem di mana berbagai AI, yang didukung oleh token khusus bernama ACT, dapat berkolaborasi satu sama lain serta dengan pengguna manusia. Act I berupaya mendefinisikan ulang chatbot AI tradisional dengan menekankan kreativitas dibandingkan prinsip “membantu, aman, dan jujur”. Melalui kolaborasi antara berbagai jenis AI, seperti generator teks dan gambar, Act I berusaha memajukan pengembangan teknologi AI yang lebih canggih.
Selengkapnya di halaman ACT →Lumia adalah blockchain generasi berikutnya pertama yang menawarkan solusi komprehensif untuk seluruh siklus hidup aset dunia nyata (RWA), mulai dari tokenisasi aset hingga agregasi likuiditas dan konektivitas dengan jutaan trader DeFi dan Web3.
Selengkapnya di halaman LUMIA →